
peringatan hari guru
Peringatan Hari Guru Nasional
ibnuabbasklaten.com – Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Ibnu Abbas Klaten menggelar Upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2025 pada Selasa (25/11) secara serentak di Kampus Putra dan Kampus Putri. Upacara berlangsung khidmat dengan antusiasme tinggi dari para santri.
Di Kampus Putri, upacara dipimpin oleh Kepala Ma’had ‘Aly Ibnu Abbas Klaten, Ustadz Budiman Mustofa, Lc., M.H.I. Sementara itu di Kampus Putra, amanat disampaikan oleh Sekretaris PPTQ Ibnu Abbas Klaten, Ustadz Dr. Umarulfaruq Abubakar, Lc., M.HI.
Dalam amanatnya, Ustadz Budiman mengajak seluruh santri kembali merenungkan besarnya jasa para guru dalam perjalanan hidup mereka.
“Tidak mungkin kita bisa tumbuh dan berkembang tanpa didikan guru-guru kita,” tegas beliau.
Beliau menjelaskan bahwa guru adalah sosok yang membersamai santri setiap hari melalui ilmu, waktu, kasih sayang, dan doa. Sebagian guru masih ada di tengah-tengah santri, sementara sebagian lainnya telah wafat dan kembali kepada Allah. Oleh karena itu, menghormati, memuliakan, dan mendoakan guru merupakan kewajiban setiap murid agar ilmu yang diterima membawa keberkahan dan manfaat.
Sementara itu di Kampus Putra, Ustadz Dr. Umarulfaruq menyampaikan amanat yang menggugah tentang peran guru sepanjang sejarah manusia. Beliau mencontohkan bahwa para nabi adalah guru-guru terbaik umat, seperti Nabi Musa ‘alaihissalam yang membimbing Bani Israil, Nabi Nuh ‘alaihissalam yang mendidik umat pasca banjir besar, serta para nabi lain yang menjadi pembawa petunjuk dan pencerah peradaban.
Beliau juga menyebut sosok-sosok guru di era modern yang memberikan kontribusi besar bagi umat dan bangsa, seperti KH. Sudirman, Abdul Hamid bin Badis, Syaikh Umar Mukhtar, dan Badiuzzaman Said Nursi— tokoh-tokoh pendidik yang bangkit karena panggilan jihad dan membela kebenaran.
Ustadz Umar menekankan bahwa satu nasihat dari guru adalah hasil dari bertahun-tahun belajar, menelaah kitab, dan menempuh perjalanan ilmu. Karena itu, kehilangan guru adalah kehilangan besar bagi seorang murid.
“Guru adalah wasilah kebaikan. Jika kita tidak menghormati guru, maka tertutuplah pintu-pintu hidayah dan ilmu,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa interaksi antara guru dan murid di PPTQ Ibnu Abbas Klaten bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga interaksi hidayah, tazkiyah, dan ma’rifatullah. Guru adalah penyambung antara murid dan ilmu Allah yang tersebar di alam semesta.
“Tidak ada mantan murid, tidak ada mantan guru. Sebagaimana tidak ada mantan orang tua dan mantan anak. Maka muliakanlah guru selamanya,” tutup beliau.
Upacara Hari Guru Nasional 2025 di PPTQ Ibnu Abbas Klaten berlangsung lancar, tertib, dan sarat nilai penghormatan terhadap para guru. Para santri mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin dan penuh apresiasi.
sumber : https://ibnuabbasklaten.com/peringati-hari-guru-nasional-pptq-ibnu-abbas-klaten-tekankan-pentingnya-memuliakan-guru/