SMA IT Ibnu Abbas Klaten Terima Kunjungan Edukatif SMA Sains Daarul Qur’an Karanganyar

SMAIT Ibnu Abbas Klaten Terima Kunjungan Edukatif SMA Sains Daarul Qur’an Karanganyar

bnuabbasklaten.com — SMAIT Ibnu Abbas Klaten menerima kunjungan edukatif dari SMA Sains Daarul Qur’an Karanganyar pada Selasa (20/01/2026). Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus ajang berbagi wawasan pendidikan bagi siswa kelas akhir terkait pengembangan pendidikan pesantren tahfizh yang berorientasi pada prestasi akademik dan kelanjutan studi ke perguruan tinggi.

Rombongan SMA Sains Daarul Qur’an Karanganyar yang terdiri atas 13 siswa kelas XII dan 10 pendamping disambut hangat oleh Kepala SMAIT Ibnu Abbas Klaten, Ustadz Kelik Wardiyono, S.Pd., M.Pd., bersama para asatidzah di Aula Lantai 3 SMAIT Ibnu Abbas Klaten.

Dalam sambutannya, Ustadz Kelik Wardiyono memaparkan profil SMAIT Ibnu Abbas Klaten sebagai sekolah menengah berbasis pesantren tahfizh yang berkomitmen mengintegrasikan pendidikan Al-Qur’an, pembinaan karakter, dan penguatan kompetensi akademik. Menurutnya, sinergi antara ketiganya menjadi kunci dalam menyiapkan santri yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Kami berikhtiar menjadikan SMAIT Ibnu Abbas Klaten sebagai lembaga yang menyeimbangkan kekuatan ruhiyah, akhlak, dan akademik. Santri tidak hanya dibekali hafalan Al-Qur’an, tetapi juga diarahkan untuk memiliki daya saing dan kesiapan menghadapi dunia perguruan tinggi,” tutur Ustadz Kelik.

Lebih lanjut, ia menyampaikan capaian akademik SMAIT Ibnu Abbas Klaten sebagai bentuk kesungguhan lembaga dalam menjaga mutu pendidikan.

“Alhamdulillah, pada tahun kemarin rata-rata TKA SMAIT Ibnu Abbas Klaten berada di atas rata-rata nasional. Capaian ini merupakan hasil dari kesungguhan santri, pendampingan asatidzah, serta dukungan lingkungan pesantren yang kondusif,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Sains Daarul Qur’an Karanganyar, Nur Harihadi, S. Pd., M. Pd., Gr., menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada para siswa bahwa pesantren tahfizh juga mampu melahirkan lulusan yang berprestasi dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Kami ingin menanamkan kepada siswa bahwa terdapat pondok pesantren tahfizh yang memiliki sistem pendidikan kuat dan terbukti mampu mengantarkan santrinya melanjutkan studi ke PTN,” jelasnya.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi para siswa untuk lebih serius mempersiapkan diri menghadapi masa depan pendidikan mereka.

“Semoga kunjungan ini menumbuhkan motivasi anak-anak untuk belajar lebih sungguh-sungguh dan merancang langkah pendidikan selanjutnya dengan lebih matang,” pungkasnya.

Kegiatan kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis, diisi dengan pemaparan profil sekolah, diskusi ringan, serta pertukaran pengalaman antar lembaga. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antarsekolah dalam mengembangkan pendidikan berbasis Al-Qur’an yang unggul.

#Berita
SHARE :
LINK TERKAIT